Purbalingga, 9/3 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, berhasil melampaui target pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 124,46 persen.
"Target PBB Purbalingga sebesar Rp10,06 miliar tetapi kita berhasil mencapai sebesar Rp12,5 miliar. Ini pencapaian yang luar biasa karena tidak mudah memotivasi masyarakat agar secepatnya melunasi PBB," kata Bupati Purbalingga Triyono Budi Sasongko, Selasa.
Hal itu dikatakan Triyono saat menyerahkan hadiah pelunasan PBB di Pendopo Dipokusumo, Purbalingga.
Menurut dia, seluruh desa di 18 kecamatan secara serentak dapat menyetor PBB tepat waktu dan sesuai target pada September 2009.
Dia mengatakan, pelunasan PBB memiliki arti penting karena uang rakyat tersebut yang digunakan untuk menopang pembangunan.
Dalam hal ini, kata dia, uang tersebut disetorkan kepada pemerintah pusat yang selanjutnya dialirkan kembali ke daerah sebesar 64,8 persen dalam bentuk alokasi dana desa (ADD).
"Bahkan, sering kali ADD itu lebih besar dari nilai PBB yang disetorkan, misalnya setorannya Rp13,2 miliar tetapi yang dikucurkan kembali sebagai ADD sebesar Rp23,7 miliar," katanya.
Terkait dana hadiah pelunasan PBB, dia mengatakan, para kepala desa diminta untuk menyalurkannya kepada para petugas dalam bentuk upah pungut.
Menurut dia, para petugas pemungut pajak di lapangan merupakan ujung tombak keberhasilan Kabupaten Purbalingga dalam pelunasan PBB ini.

