Semarang, 4/1 (ANTARA) - Perpustakaan Daerah Jawa Tengah akan menambah koleksi sebanyak 15.000 buku berbagai jenis pada tahun 2012, mulai buku ilmu pengetahuan, referensi, sampai buku populer yang tengah tren.

"Sebelumnya, kami memiliki sebanyak 186.000 buku berbagai jenis, kemudian ditambah 13.500 buku pada 2011 lalu, tahun ini kami tambah koleksi buku lagi," kata Kepala Perpusda Jateng Mulyono di Semarang, Rabu.

Penambahan koleksi itu, kata dia, dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan secara prima terhadap pengunjung sehingga koleksi buku-buu perpustakaan harus terus menerus disiapkan secara baik dan lengkap.

Ia menyebutkan, tingkat kunjungan masyarakat ke Perpusda Jateng saat ini mulai mengalami peningkatan, dari semula berkisar kurang dari seribu orang per hari, kini sudah mencapai 1.000 orang per hari.

Kenaikan tingkat kunjungan, kata dia, tentunya harus diimbangi dengan perbaikan pelayanan sampai kelengkapan koleksi buku sehingga masyarakat akan semakin tertarik untuk mengunjungi perpustakaan tersebut.

Untuk menarik minat masyarakat, Mulyono mengatakan, pihaknya aktif berpromosi melalui radio dan kerja sama dengan kalangan perguruan tinggi untuk menarik anggota perpustakaan dari lingkup mahasiswa.

"Biasanya, mahasiswa sering kesulitan mencari buku-buku referensi. Dengan kerja sama ini, kami berharap mahasiswa bisa mencoba mencarinya di perpustakaan ini dan menjadi anggota Perpusda Jateng," katanya.

Perbaikan sarana dan prasarana, kata dia, dilakukan juga dengan memperbarui desain ruang lobi perpustakaan, taman, sampai toliet, serta meningkatkan kenyamanan ruang baca dengan menambah air conditioner (AC).

Selain itu, pihaknya juga menyediakan lima unit mobil perpustakaan keliling yang melayani kampung-kampung nelayan, lembaga pemasyarakatan (LP), hingga sekolah-sekolah untuk lebih mendekatkan pada masyarakat.

"Kan tidak semua masyarakat bisa menjangkau ke perpustakaan. Dengan mobil perpustakaan keliling ini, kami berharap masyarakat juga bisa mengakses buku-buku tanpa harus datang jauh-jauh ke perpustakaan," katanya.

Ia berharap, Perpusda Jateng nantinya tak hanya menjadi pusat informasi dan ilmu pengetahuan, namun bisa menjadi tempat rekreasi yang menyenangkan bagi masyarakat sehingga semakin banyak yang berkunjung.

"Dengan layanan prima dan lengkap yang disediakan Perpusda Jateng, diharapkan perpustakaan ini bisa menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat," kata Mulyono.

(U.KR-ZLS/B/A035/C/A035) 04-01-2012 16:51:06