Magelang, 15/6 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mengusung tarian kuda lumping untuk memeriahkan rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) Ke-34 di Denpasar, 10 Juni-9 Juli 2012.

"Para seniman daerah kami akan pentas pada Rabu (20/6) di Panggung Angsoka Taman Budaya Denpasar Bali pukul 11.00 WITA," kata seorang pendamping Grup Tarian Kuda Lumping "Irama Turangga" Dusun Gopalan, Desa Genita, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang Agus "Merapi" Suyitno di Magelang, Jumat.

Ia mengatakan, tarian itu terkait dengan legenda Prabu Klana Sewandana yang ditinggal istrinya, sedangkan dalam pencariannya ia harus perang tanding melawan "buto" (barongan). Ia memenangi perang tanding itu dan menemukan istrinya.

Pentas kuda lumping oleh grup kesenian yang beranggota sekitar 40 orang, baik penari maupun penabuh gamelan itu di panggung PKB 2012 tersebut, katanya, dengan durasi sekitar satu jam.

"Proses persiapan mereka sejak setahun terakhir melalui tahapan seleksi di tingkat kabupaten hingga provinsi. Gerak tarian dengan musik gamelannya itu cukup agresif dengan kostum yang terkesan gebyar dan khas," kata Agus yang juga staf Seksi Kesenian Bidang Seni dan Nilai Tradisi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Magelang itu.

Ia mengatakan, tarian kuda lumping salah satu kesenian unggulan daerah yang dikelilingi oleh lima gunung (Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing, dan Pegunungan Menoreh) dengan ikon pariwisata Candi Borobudur. Jenis tarian tradisional itu khususnya berkembang di Kecamatan Windusari, satu di antara 21 kecamatan di Kabupaten Magelang.

Grup itu juara pertama Parade Seni dan Budaya Tingkat Kabupaten Magelang pada 2011 dan pemenang terbaik III Parade Seni dan Budaya Tingkat Provinsi Jateng pada 2011.

"Mereka juga sering pentas di dusun-dusun terkait dengan tradisi masyarakat desa atau permintaan warga yang sedang hajatan," katanya.

Ia menjelaskan, pengiriman tim kesenian setempat ke PKB 2012 itu salah satu program pemkab setempat untuk pengembangan potensi seni daerah dan promosi kepariwisataan setempat.

Selain itu, katanya, mendorong grup kesenian tradisional setempat lainnya untuk terus melestarikan dan mengembangkan potensi masing-masing.

"Kami juga akan menyebarkan pamflet kepariwisataan Kabupaten Magelang kepada para penonton PKB, khususnya bertepatan dengan pementasan kami," katanya.

Saat PKB 2011, katanya, Kabupaten Magelang juga mengirim tim kesenian kuda lumping berasal dari Dusun Selapar, Desa Kalijoso, Kecamatan Windusari. Selama dua tahun terakhir, Kabupaten Magelang mengirimkan tim keseniannya pada ajang itu.

Pesta Kesenian Bali Ke-34 dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Minggu (10/6). Kegiatan tahunan itu melibatkan sekitar 15 ribu seniman Bali, 24 tim kesenian berasal dari seluruh Tanah Air dan enam grup kesenian berasal dari empat negara.
(U.M029

(U.M029/B/I006/I006) 15-06-2012 12:02:23