Oleh Sumarwoto

Banyumas, 23/1 (Antara) - Pengiriman gula kelapa dari Sentra Gula Kelapa di Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ke pabrik kecap di Jakarta terkendala banjir yang melanda Jakarta dan wilayah pantai utara Jawa Barat.

"Saya sudah satu minggu ini tidak memasok gula kelapa ke PT Heinz ABC Indonesia untuk kebutuhan produksi kecap ABC," kata salah seorang pengepul gula kelapa, Agus Suroso, di Cilongok, Banyumas, Kamis.

Menurut dia, pasokan gula kelapa ke PT Heinz ABC Indonesia mencapai 60 ton per hari.

Oleh karena terjadi banjir, kata dia, pengiriman gula kelapa ke Jakarta untuk sementara dihentikan.

"Saat ini, saya hanya memasok gula kelapa untuk PT Wings Food Surabaya. Jumlahnya sama seperti pasokan ke Jakarta, 60 ton per hari," katanya.

Sementara itu, salah seorang pengusaha angkutan barang asal Cilongok, H. Suryanto mengatakan bahwa pengirim barang khususnya gula kelapa ke Jakarta mengalami keterlambatan akibat banjir yang melanda wilayah pantura Jabar.

"Belum masuk Jakarta sudah dihadang banjir yang terjadi di jalur pantura Jabar, mulai Ciasem sampai Indaramayu. Kendaraan macet akibat terjebak banjir tersebut, sehingga jadwal pengiriman barang menjadi molor dan biaya operasional pun membengkak," katanya.

Terkait hal itu, dia mengatakan bahwa pengusaha bersama para distributor harus menjadwal ulang pengiriman barang guna menghindarkan kerugian yang lebih besar.

Salah seorang sopir angkutan gula kelapa, Ahmad mengaku masih terjebak kemacetan di Ciasem.

"Biasanya pengiriman gula kelapa dari Cilongok ke Jakarta membutuhkan waktu selama satu hari. Saya berangkat hari Selasa (21/1) sore, namun sampai hari ini (Kamis, red.) masih terjebak kemacetan di Ciasem," katanya melalui telepon seluler.


(U.KR-SMT/B/H. Wahyudono/H. Wahyudono) 23-01-2014 15:02:55