Kudus, 3/12 (ANTARA) - Pengawasan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, akan melibatkan sebanyak 313 orang petugas.

"Mereka akan bertugas di 17 lokasi tes CPNS guna mengawasi sebanyak 7.026 peserta tes tertulis," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kudus, Widjanarko, saat memberikan pembekalan terhadap para pengawas tes tersebut di aula Dipenda Kudus, Rabu.

Sebanyak 17 lokasi untuk pelaksanaan tes CPNS tersebut, yakni GOR Wergu Wetan, Gedung Farah Mustika, Auditorium UMK Kudus, Balai Desa Rendeng, gedung Korpri, lapangan tenis Pemkab Kudus, aula Dipenda, Gedung Ngasirah, dan Gedung JHK.

Sementara gedung sekolah yang dipakai untuk pelaksanaan tes meliputi SMA 1, SMA 2, SMP 1, SMP 3, SMP 5, SMK 1, dan SMK Wisuda Karya.

Pelaksanaan tes di SMA 2 tidak hanya menggunakan ruang kelas sekolah tersebut, tetapi juga di aula sekolah itu.

Peserta tes yang berjumlah sekitar 7.026 orang dari total pelamar sebanyak 8.296 orang akan dibagi menurut formasi pelamar, seperti formasi tenaga kependidikan yang berjumlah 2.422 orang, kesehatan 1.036 orang, dan teknis sebanyak 3.568 orang.

Jumlah pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat seleksi administrasi CPNS tercatat sebanyak 1.270 pelamar.

Selain itu, tipe soal masing-masing pelamar juga dibedakan menurut jenjang kependidikan pelamar. "Jenjang kependidikan D4 dan S1 berkode A, lulusan D2 dan D3 berkode B, dan lulusan SLTA berkode C," jelasnya.

Ia berharap, semua pengawas untuk tidak meremehkan tugasnya sebagai pengawas tes CPNS, termasuk pengisian laporan.

"Terkadang persoalan muncul dalam pencocokan antara jumlah lembar jawab dan lembar soal sisa dengan yang tertulis di laporan," katanya.
Sebagian besar pengawas tes CPNS merupakan PNS di instansi pemerintah dan pendidik.***1***
(U.PK-AN/B/H-KWR/H-KWR) 03-12-2008 20:05:48