Semarang, 17/12 (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto meminta anggaran perjalanan yang diusulkan Sekretariat DPRD Jawa Tengah dalam RAPBD 2009 direvisi karena dinilai terlalu besar.

Rekomendasi Mendagri tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Jateng, Rustriningsih dalam sidang paripurna DPRD Jateng di Semarang, Rabu.

Sekretariat DPRD Jateng mengajukan anggaran sebesar Rp23,267 miliar dalam RAPBD Jateng 2009, yang di antaranya terdiri atas kegiatan kunjungan kerja dan lapangan anggota dewan sebesar Rp10,854 miliar, alokasi kegiatan di luar pokok kegiatan DPRD yang sifatnya insidental sebesar Rp3,888 miliar serta alokasi untuk penyusunan raperda serta raperda inisiatif sebesar Rp4,468 miliar.

Menurut Wagub, Mendagri merekomendasikan penyediaan kredit anggaran belanja perjalanan dinas dirasionalkan sesuai dengan kebutuhan riil dan dilakukan penghematan.

Dalam surat keputusan Mendagri disebutkan bahwa kegiatan perjalanan dinas disediakan untuk menunjang pokok kegiatan DPRD, seperti kunjungan kerja dalam dan luar daerah, konsultasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Jateng Husein Syifa mengatakan sesungguhnya pengajuan alokasi perjalanan dinas DPRD Jateng sudah lebih rendah dibandingkan APBD perubahan 2008.

"Pada APBDP 2008, usulannya sekitar Rp25 miliar dan terdapat sisa anggaran sekitar Rp2 miliar yang dipersiapkan untuk kembali ke kas daerah," katanya.

Menurut dia, Komisi A telah berusaha melakukan penghematan anggaran untuk pos perjalanan dinas dibandingkan tahun lalu.

Ia menilai, lebih baik usulan anggaran disesuaikan dengan alokasi yang sudah tersedia dari pada mengurangi anggaran yang sudah ada.

Namun, secara umum ia mendukung keputusan Mendagri yang mengharapkan ada rasionalisasi terhadap usulan anggaran perjalanan dinas DPRD Jateng.***3***

(T.PK-ICS/B/N002/N002) 17-12-2008 18:12:51