Sragen, 11/6 (ANTARA) - Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dalam waktu dekat segera memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) Technopark Ganesha Sukowati yang pembangunan fisiknya belum selesai sepenuhnya.

"Kondisi bangunannya sudah mencapai hingga 85 persen, termasuk bangunan utama yang menjadi pusat kegiatan di tempat ini, sedangkan sisanya yang belum terlaksana akan dilanjutkan tahun depan," kata Kepala BLK Technopark, M. Sauman di Sragen, Kamis.

Menurutnya, kondisi Technopark sekarang sudah siap dibuka, dan dari tujuh gedung utama yang dibangun hanya gedung asrama putra yang masih dalam tahap penyelesaian.

Disinggung mengenai desain BLK Technopark, Sauman menjelaskan, bangunan didesain sebagai bangunan ramah lingkungan.

"Berdasarkan rencana pengembangan, Technopark memang didesain menjadi salah satu hutan kota di Kabupaten Sragen, disamping akan dijadikan lokasi agroindustri dan wisata teknologi," jelasnya.

Dia mengatakan, keseluruhan pengembangan Technopark yang sampai saat ini menghabiskan Rp31 miliar dana APBN dan APBD ini direncanakan akan selesai pada 2011 dan dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Sragen.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sragen, Arief Zaenal mengatakan, BLK Technopark ini dibangun sebagai upaya pemerintah mencetak tenaga kerja Indonesia yang memiliki penguasaan teknologi dan daya saing tinggi untuk menghadapi persaingan global.

"Dengan adanya Technopark ini diharapkan jumlah tenaga kerja Indonesia yang menguasai teknologi dan bahasa asing semakin meningkat sehingga mereka lebih diminati oleh perusahaan-perusahaan, baik nasional maupun multinasional," jelasnya.

Dia mengatakan, BLK Technopark ini merupakan kawasan terpadu yang menggabungkan kegiatan pelatihan kerja, pengembangan teknologi, dan kegiatan ekonomi.

Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dia menambahkan, BLK Technopark akan dilengkapi dengan sistem informasi berbasis web yang diperkenalkan dengan nama "Three in One".

"Sistem informasi ini menggabungkan informasi program pelatihan, sertifikasi dan penempatan dalam lowongan kerja," jelasnya.

Dia mengatakan, pelayanan "Three in One" tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh alumni BLK Tecnopark sendiri, tetapi juga oleh alumni BLK dari seluruh wilayah Tanah Air.

Mengenai waktu pembukaan BLK Tecnopark ini, Arief mengatakan, sampai saat ini belum bisa dipastikan waktu pelaksanaannya.

"Kepastiannya masih menunggu konfirmasi dari pihak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang direncanakan akan hadir untuk meresmikan tempat ini," katanya.

Menurutnya, jadwal Presiden yang mulai disibukkan dengan kegiatan kampanye ke daerah-daerah dimungkinkan menjadi penyebab belum pastinya waktu pembukaan.

(T.PSO-062/C/S006/S006) z